SUKABUMI – Panthera Jagat News. Terletak tepat di garis pantai Teluk Palabuhanratu, Desa Citepus bukan sekadar titik perlintasan. Desa ini telah bertransformasi menjadi pilar utama pariwisata Kabupaten Sukabumi, memadukan keindahan alam pesisir dengan geliat ekonomi kreatif yang terus berinovasi.
Gerbang Utama Wisata Pesisir
Sebagai pusat wisata pantai, Desa Citepus menawarkan magnet kuat melalui Pantai Citepus dan Pantai Istana Presiden (IP). Keberadaan pantai-pantai ini bukan hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga penyumbang signifikan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pemerintah Desa bersama masyarakat terus berbenah melakukan penataan fasilitas umum dan peningkatan standar keamanan.

Tujuannya satu, memastikan setiap wisatawan yang datang merasakan kenyamanan maksimal saat menikmati deburan ombak khas selatan Jawa.
Sinergi Alam dan UMKM: Dari Kelapa Hijau hingga Hasil Laut
Kekuatan ekonomi Desa Citepus tidak hanya bersandar pada pemandangan. Kekayaan hasil alam, khususnya perkebunan kelapa hijau, menjadi identitas kuliner sekaligus komoditas unggulan. Di sepanjang jalur pantai, UMKM lokal tumbuh subur menyajikan kesegaran hasil bumi dan olahan laut segar hasil tangkapan nelayan setempat.
”Kami melihat potensi besar pada integrasi antara pariwisata dan produk lokal. Wisatawan tidak hanya datang untuk melihat pantai, tapi juga membawa pulang kreativitas warga kami,” ujar perwakilan perangkat desa.

Inovasi Digital di Tengah Tradisi
Desa Citepus membuktikan bahwa menjadi desa pesisir tidak berarti tertinggal secara teknologi. Melalui inovasi berbasis teknologi, desa ini memperkenalkan plang penunjuk jalan berbasis barcode. Langkah ini memudahkan wisatawan mengakses informasi lokasi dan potensi desa hanya melalui satu pindaian smartphone.
Komitmen Keamanan dan Pembangunan Berkelanjutan
Sadar akan lokasinya yang berada di zona pesisir, pengembangan Desa Citepus berjalan selaras dengan mitigasi bencana. Penataan arsitektur pesisir dilakukan dengan mempertimbangkan aspek estetika dan keamanan, menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan (sustainable tourism).





