Menyingkap Pesona dan Potensi Ekonomi Desa Ciwalat: Dari Negeri di Atas Awan hingga Pemberdayaan BUMDes

WhatsApp Image 2026 11 01 at 9.46.08 AM
8 / 100 Skor SEO

SUKABUMI — Panthera Jagat News. Tersembunyi di balik lanskap asri Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Desa Ciwalat menyimpan kekayaan alam dan sumber daya manusia (SDM) yang melimpah. Memadukan keindahan panorama alam, produktivitas sektor pertanian, serta semangat kewirausahaan warga, desa ini terus memoles diri menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Pemerintah Desa Ciwalat bersama masyarakat bergerak aktif menggerakkan roda perekonomian desa. Salah satu motor penggerak utamanya adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sri Rejeki, yang disiapkan untuk mengelola dan mengoptimalkan berbagai sektor unggulan desa.

Pesona Puncak Pilar: Surga “Di Atas Awan” Selatan Sukabumi

Bagi para pencinta wisata alam, Desa Ciwalat menawarkan destinasi yang memikat hati: Puncak Pilar. Destinasi ini menghadirkan panorama lanskap memukau yang menyegarkan mata.

Di pagi hari, pengunjung dapat menikmati keindahan fenomena matahari terbit (sunrise) yang membingkai gagahnya Gunung Gede Pangrango di kejauhan. Suasana kabut lembut yang menyelimuti kawasan Puncak Pilar memberikan sensasi seolah sedang berada “di atas awan”. Potensi wisata alam yang sangat prospektif ini diproyeksikan menjadi magnet baru pariwisata di kawasan selatan Sukabumi jika terus ditata dan dikembangkan secara optimal.

WhatsApp Image 2026 11 01 at 9.46.08 A

Produktivitas Pertanian dan Terobosan Budidaya Jamur Tiram

Selain pesona wisatanya, sektor pertanian dan perkebunan tetap menjadi pilar utama penopang kehidupan ekonomi masyarakat Ciwalat. Komoditas unggulan seperti padi, kacang tanah, dan singkong menjadi produk dominan yang tak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga memiliki nilai jual tinggi untuk disalurkan ke luar daerah.

Tak berhenti pada tanaman pangan konvensional, inovasi ekonomi berbasis komoditas juga tumbuh subur di tingkat tapak. Salah satunya ditunjukkan oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Tani Maju di Desa Ciwalat yang aktif mengembangkan budidaya jamur tiram. Usaha ini menjadi angin segar dalam meningkatkan produktivitas serta memperkuat pendapatan ekonomi keluarga petani setempat.

Dorong Hilirisasi UMKM dan Penguatan BUMDes Sri Rejeki

Pemerintah Desa dan Kecamatan Pabuaran menyadari pentingnya peningkatan nilai tambah hasil bumi. Oleh karena itu, program hilirisasi produk pertanian melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus digalakkan.

Hasil bumi seperti singkong dan kacang tanah didorong untuk tidak langsung dijual dalam bentuk mentah. Melalui pendampingan dan kemitraan, bahan mentah tersebut diolah menjadi berbagai produk makanan khas lokal yang memiliki daya saing, kemasan menarik, dan nilai jual yang jauh lebih tinggi.

Pengembangan ekonomi desa ini diperkuat melalui pemetaan tematik usaha BUMDes Sri Rejeki. Melalui forum musyawarah desa, pemerintah desa dan warga secara kolektif mengidentifikasi peluang ekonomi baru serta menerapkan manajemen lingkungan hidup dan prinsip masyarakat edukatif demi mewujudkan desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Harapan Pembukaan Akses dan Infrastruktur

Di balik besarnya potensi yang dimiliki, Desa Ciwalat masih dihadapkan pada tantangan infrastruktur. Kondisi jalan yang rusak di beberapa titik wilayah desa saat ini menjadi hambatan utama bagi mobilitas warga, efisiensi distribusi hasil pertanian ke pasar, hingga kenyamanan wisatawan yang hendak berkunjung ke Puncak Pilar.

Warga dan pemerintah desa berharap adanya dukungan penataan infrastruktur jalan dari pihak terkait. Akses mobilitas yang memadai diyakini akan menjadi kunci pembuka gerbang kemajuan ekonomi Desa Ciwalat secara menyeluruh—mengalirkan hasil tani dengan lancar dan mendatangkan wisatawan untuk menikmati potongan surga alam di Kecamatan Pabuaran, Sukabumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *