SUKABUMI — Panthera Jagat News. Sebanyak 30 peserta mengikuti pengukuhan Satuan Karya Pramuka (Saka) Wirakartika Gelombang I di wilayah Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 11–12 September 2026, tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang memiliki karakter, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Kegiatan dimulai pada Jumat, 11 September 2026 pukul 07.00 WIB hingga Sabtu, 12 September 2026 pukul 12.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Kitri Nusantara, Kampung Kuta, Desa Margaluyu, Kecamatan Purabaya.
Penutupan kegiatan kemudian dilaksanakan di Kantor Posramil Purabaya.
Danposramil Purabaya, Peltu Kosasih, mengatakan Saka Wirakartika tidak sekadar menjadi wadah kegiatan kepramukaan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda melalui kegiatan yang menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Menurutnya, para anggota Saka Wirakartika diharapkan dapat menjadi kader muda yang memahami nilai-nilai bela negara dan wawasan kebangsaan sejak dini.
“Saka Wirakartika ini bukan hanya tentang kegiatan di lapangan atau perkemahan. Yang lebih penting adalah bagaimana anak-anak muda ini dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, bertanggungnya jawab, memiliki kepedulian terhadap sesama, serta memahami pentingnya bela negara dan wawasan kebangsaan,” ujar Peltu Kosasih.
Ia menambahkan, bela negara tidak selalu dimaknai sebagai kegiatan yang berkaitan dengan pertahanan secara fisik. Dalam kehidupan sehari-hari, semangat bela negara dapat diwujudkan melalui sikap disiplin, menjaga persatuan, menghormati perbedaan, menaati aturan, belajar dengan sungguh-sungguh, serta memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Anak-anak muda adalah aset bangsa. Karena itu, mereka harus diberikan ruang untuk belajar, berkembang dan berorganisasi secara positif. Melalui Pramuka dan Saka Wirakartika, kami ingin menanamkan bahwa mencintai Indonesia dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga lingkungan, membantu masyarakat, menghargai perbedaan dan memiliki rasa tanggung jawab,” katanya.

Peltu Kosasih juga menekankan pentingnya membangun generasi muda yang tidak hanya memiliki kecakapan akademik, tetapi juga kuat secara karakter.
Di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat, menurut dia, generasi muda perlu memiliki kemampuan menyaring informasi sekaligus memegang teguh nilai-nilai kebangsaan.
“Wawasankan kebangsaan menjadi penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memecah persatuan. Mereka harus mampu berpikir kritis, tetapi tetap memiliki etika, menghormati orang lain dan menjaga persaudaraan,” tuturnya.
Rangkaian pengukuhan Saka Wirakartika Gelombang I tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pembinaan kepramukaan dan pembentukan karakter generasi muda di wilayah Purabaya.
Kegiatan di alam terbuka juga memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk belajar mengenai kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, kepemimpinan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Peltu Kosasih berharap 30 peserta yang telah dikukuhkan dapat membawa nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan ke lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
“Harapan kami, setelah dikukuhkan bukan berarti proses pembinaan selesai. Justru ini merupakan awal. Jadilah anggota Saka Wirakartika yang mampu menjadi contoh bagi teman-temannya, memiliki semangat gotong royong, disiplin, rendah hati dan selalu siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” pungkasnya.
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari investasi pembinaan generasi muda di tingkat kewilayahan. Sebab, membangun ketahanan sosial dan nasional tidak hanya dilakukan melalui pendekatan keamanan, tetapi juga melalui pendidikan karakter, penguatan wawasan kebangsaan, serta keterlibatan generasi muda dalam kegiatan positif dan produktif.
Dengan demikian, keberadaan Saka Wirakartika diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan mampu melahirkan kader-kader muda yang memiliki karakter kuat, berjiwa sosial, mencintai tanah air dan siap berkontribusi bagi lingkungan serta bangsa.
Sukma





