Dedi Mulyadi Janji Biayai Pendidikan Anak Polisi Gugur di Bandung Barat hingga Kuliah

Screenshot 2026 01 28 193406
7 / 100 Skor SEO

BANDUNG BARAT — Panthera Jagat News. Momen haru menyelimuti kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke keluarga dua anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan dalam pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Dua anggota kepolisian tersebut, Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas ketika dalam perjalanan menuju lokasi bencana pada Sabtu malam (24/1/2026). Keduanya gugur saat mengabdikan diri demi keselamatan masyarakat.

Kunjungan Dedi Mulyadi, yang terekam dalam kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel dan dikutip pada Rabu (28/1/2026), berlangsung di salah satu rumah sakit di Kabupaten Bandung Barat. Dalam suasana sederhana namun penuh empati, Dedi bertemu langsung dengan istri serta anak-anak almarhum.

Di hadapan keluarga korban, Dedi menyampaikan komitmen pribadinya untuk menanggung seluruh biaya pendidikan anak-anak almarhum hingga jenjang perguruan tinggi.

“Nanti sekolahnya sama bapak, sampai kuliah,” ujar Dedi dengan suara bergetar.

Tak hanya menyampaikan janji, Dedi juga langsung meminta jajarannya untuk mendata kondisi keluarga korban, terutama terkait kebutuhan pendidikan anak-anak yang ditinggalkan, agar proses belajar mereka dapat terus berlanjut tanpa hambatan.

Momen paling mengharukan terjadi ketika Dedi memeluk anak-anak almarhum dan menyampaikan niatnya untuk menjadikan mereka sebagai anak asuh.

“Nanti sekolahnya sama saya ya. Nanti jadi anak asuh saya,” ucapnya.

Menurut Dedi, pengabdian Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery merupakan dedikasi luar biasa bagi masyarakat Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa sudah menjadi kewajiban pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk memastikan masa depan keluarga para petugas yang gugur dalam tugas kemanusiaan tetap terjamin.

“Mereka meninggal dalam tugas kemanusiaan. Negara dan masyarakat tidak boleh abai terhadap keluarga yang ditinggalkan,” tegasnya.

Pengorbanan dua anggota Polri tersebut menjadi pengingat akan besarnya risiko yang dihadapi para petugas di lapangan demi keselamatan warga.

Hormat setinggi-tingginya untuk para pahlawan tugas. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, dan anak-anaknya tumbuh dengan masa depan yang tetap terjaga.

(Jelly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *